#6 RESNOV


Judul buku                  : Mata Kedua
Penulis                     : Ramaditya Adikara
Penerbit                   : Sheila
Terbit                        : -, 2013
Tebal buku             : xvi + 368 hlm.
ISBN                          :978 – 979 – 29 – 2098 – 7

Awal cerita dimulai dengan hari pertama Rama masuk sekolah umum dan bukannya masuk ke Sekolah Luar Biasa mengingat kekurangan yang ia punya. Rama adalah seorang tunanetra. Di hari pertamanya, Rama harus terbentur besi gerbang sekolah hingga hidungnya berdarah. Tapi berkat kejadian ini, ia bertemu pertama kali dengan seorang siswi bernama Rara yang menyodorkan sapu tangan utnuk menglap darah yang keluar dari hidungnya. Dan yang paling diingat Rama dari seorang Rara adalah wangi parfumnya, parfum mawar.

Selain bertemu Rara, di hari yang sama, Rama berkenalan dengan siswi lain yang kemudian jadi sahabat dekatnya, Elis. Lalu ada juga teman sebangkunya yang bernama Ardan. Dan tanpa diduga, ia juga harus bertemu dengan siswi galak bernama Cindy.

Game Ding Dong adalah kesukaan Rama. Tunanetra bukan kendala baginya untuk tidak bisa memainkan Mortal Kombat, Mario Bross atau bahkan Fatal Fury. Rama membuktikan kepada teman-temannya yang sempat meragukannya. Hasilnya, teman-temannya berdecak kagum.

Ternyata bersekolah di sekolah umum untuk orang yang tidak bisa melihat tidak selalu lancar. Rama pun mengalami beberapa kejadian yang cukup membuat ia harus bersabar. Dari mulai seorang guru yang tidak suka dengan kehadirannya karena dianggap menggangu proses belajar mengajar. Hingga pernah suatu hari Rama dibohongi oleh siswa kelas lain untuk diajak main Din Dong di tempat dekat SMA Delapan Puluh. Nyatanya Rama malah didorong ke sebuah sumur tua yang ternyata itu adalah ruang bawah tanah mirip wrap zone pada permainan mario Bros.

Pada hasil caturwulan pertama, Rama gagal masuk sepuluh besar. Ia pun merasa menyesal dan bersalah karena belum bisa membuat orang tuanya bangga.  Selepas ujian caturwulan, Rama dan teman-teman yang lain mulai ribut lagi oleh desas-desus game setelah sebelumnya mereka cuti untuk hal game karena harus konsentrasi belajar untuk ujian. Ada satu berita besar di tempat Ding Dong biasa mereka main, semua permainan dikuasai oleh seorang cewek dengan inisial Rose yang menduduki score tertinggi.


Perasaan Rama terganggu saat ia mulai menyentuh tema percintaan. Ini gara-gara Ardan yang pada suatu hari akhirnya jadian dengan Niki. Namun hubungan mereka hanya bertahan satu hari. Dengan pengalaman bahagia jadian dengan Niki, Ardan memberi Rama pilihan pacar yaitu Rara. Hanya Rama belum menyukai Rara. Ia malah menyukai Elis.

Rama akhirnya bisa mengungkapkan perasaan pada Elis meski jawaban yang ia dapat jauh dari pada harapannya. Elis menolak Rama karena ia sudah punya pacar. Rama patah hati dan patah hati ini mempengaruhi prestasinya di ujian caturwulan dua. Rama turun ke peringkat tiga belas. Namun pada ujian caturwulan tiga, Rama berbangga diri karena ia masuk peringkat sepuluh.

Saat syukuran atas pembagian rapor di rumah Pak Latief, barulah sosok Rose si peringkat pertama dalam semua permainan Ding Dong terjawab setelah Rara dengan lima menit mampu menyelesaikan permainan Mario bros. Rama baru sadar kalau Rose itu nama aroma parfum Rara. Jadi Rose itu adalah Rara.

Sampai di kelas dua, hubungan Rama dan Rara mengalami babak indah dan cukup membuat iri. Saat pemilihan eskul, Rama dengan semangat memilih eskul karate. Sedangkan Rara memilih eskul robotika. Pada latihan pertama karate, Rama direndahkan oleh Kak Rhismal, akibat kebutaannya. Namun ejekan itu ternyata pelatuk agar Rama lebih kuat lagi.

Penolakkan Kak Rhismal untuk memasukkan Rama di eskul karate, membuat Rara turun tangan untuk membantu Rama latihan dengan caranya sendiri. Dan latihan yang selama ini dijalani ternyata sukses.

Uniknya hubungan Rama dan Rara yang tak pernah terlegalkan dengan status pacaran begitu mengharukan. Banyak sekali yang dilakukan Rara untuk membantu Rama. Salah satunya dengan merekamkan mata pelajaran.

Dan ketika Rama menjadi juara di acara lomba pidato bahasa inggris, ia heran tidak melihat keberadaan Rara. Dan banyak pertanyaan kemudian yang muncul saat Rara tidak masuk sekolah dengan alasan sakit.

Sakit yang selama ini disembunyikan Rara akhirnya terbongkar. Rama sangat terpukul karena ternyata selama ini hanya dia yang tidak tahu akan penyakitnya Rara, tumor otak. Sementara teman-temannya sudah mengetahuinya. Rama sangat marah.
Proses Rara akan dioperasi menguji seberapa besar Rama menyayanginya. Selama masa itu, Rama dengan ikhlas menemani Rara kapan pun.

Operasi akhirnya dilakukan dan sukses. Namun Rara tidak bisa bertahan lama. Ia akhirnya meninggal dengan dinyanyikan lagu sleepsong oleh Rama (sumpah, sampai nangis).

Rama sempat frustasi dan hampir gila. Namun berkat teman-teman dan orang-orang yang meyayanginya, Rama bisa kembali bangkit dari rasa terpuruknya.
Dua belas tahun kemudian setelah kelulusan, Rama dan teman-temannya melakukan reuni. Rama pada saat itu sudah membawa calon istri, namanya Isye. Sosok perempuan lembut yang siap melengkapi kekurangan yang dimiliki Rama.

-------------------------------------------------------------------------------------------

Novel ini lebih banyak menutupi puzzle yang ada di novel satunya; Hati Kedua – Achi TM. Beberapa yang tidak diceritakan di seri Hati Kedua, disini kembali diungkap. Dan tokoh utama di novel ini adalah Rama.

Kata Mas Rama (penulis) kalau tidak membaca kedua bukunya akan kurang lengap ceritanya, dan itu ternyata benar. Dua novel; Hati Kedua  dan Mata Kedua, ini merupakan satu kesatuan cerita yang tidak bisa dipisahkan karena pembaca akan diajak untuk menyelami kisah Rama dan Rara dari sudut pandang dua tokoh tersebut masing-masing (Hati kedua – Rara, Mata Kedua – Rama).

Berbeda dengan saat membaca novel Hati Kedua, Mata kedua ini benar-benar menguras air mata dimulai pada bab empat belas. Lebih pada bagaimana hancurnya Rama ketika harus mengetahui ada hal buruk yang sedang dihadapi orang yang ia sayangi. Apalagi sampai kehilangan orang yang disayang.

Sangat terasa dukanya.

Mas Rama sukses membuka hati gue untuk mendapatkan kembali Mata Kedua, mata batin.

“...Elo harus bisa memakai mata batin elo untuk menggantikan fungsi panca indera elo. Itulah mata kedua, unsur sejati yang kehebatannya bahkan bisa menyaingi panca indera kita.” (hal.185)

Keren dan direkomendasikan novelnya.

Di novel Hati Kedua, gue sempat pengen dekat sama tokoh Ardan. Tapi di novel Mata Kedua, gue juga pengen dekat dengan Kak Rhismal. Sosok dewasa dan bijaknya yang bikin gue ber-hemm.

Terima kasih juga buat Mas Rama yang sudah mau membagi novelnya dengan tanda tangan aslinya.

“Orang baik itu bukan orang yang mengaku baik. Tapi orang yang mau berbagi atas apa yang ia punya untuk kebaikkan.” (bukuguebaca.blogspot.com)


Share:

3 komentar:

  1. Aku pengen baca bukunyaaaa :( belum sempet kebeli di gramed eh malah udah dibalikin ke penerbitnya lagi hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya juga dapat buntelan dari penulisnya. hanya sekarang gak tau udh kemana

      Hapus
  2. Saya Rhismal sahabat baiknya Rama ^^

    BalasHapus