[komik] New Sexy Simpleton seri 4


Judul komik: New Sexy Simpleton 4
Penulis: Hwang Mi-Ree
Alih Bahasa: Meirawati
Editor: Bagus
Desain Sampul: Ae
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Terbit: 2010
Tebal komik: 165 hlm
ISBN: 978-979-27-7833-5

Seri selanjutnya dibuka dengan teriakan Ko Mi Ju yang menentang keputusan Raja Lee Jin untuk meninggalkan kediaman Pangeran Sa.

“Raja! Kamu sudah gila, ya? Kenapa tiba-tiba mau pergi dari sini? Ada apa sebenanrnya? Di sini kebutuhan makan dan tidur sangat terjamin.”- Ko Mi Ju (hal. 4-5) 

Dan lembar berikutnya gue dikagetkan dengan adegan ciuman Pangeran Sa dan Raja Lee Jin. Ko Mi Ju yang memergoki kejadiannya, marah besar kepada Pangeran Sa. Adegannya lucu sekali terutama saat Pangeran Sa dan Ko Mi Ju berdebat soal Homo dan Selir. Pangeran Sa bermaksud mengangkat Ko Mi Jud an Raja Lee Jin jadi selir. Tapi ternyata adegan ciuman itu sengaja dibuat Raja Lee Jin untuk meyakinkan Ko Mi Ju agar bisa bergegas meninggalkan kediaman Pangeran Sa.

Pada suatu malam, saat Raja Lee Jin dan Ko Mi Ju hendak kabur, aksinya itu diketahui oleh Pangeran Sa. Sempat terjadi perkelahian antara Raja Lee Jin dengan anak buah Pangeran Sa. Namun akhirnya Raja Lee Jin dan Ko Mi Ju bisa juga melarikan diri.

Di tengah jalan, Raja Lee Jin merasakan kalau sedang dibuntuti. Dengan meninggalkan Ko Mi Ju agar meneruskan pelariannya, Raja Lee Jin akhirnya berhadapan dengan Kubilai. Mereka beradu pedang dan hingga akhirnya kedua-duanya tertusuk pedang. Kubilai jatuh di tempat sedangkan Raja Lee Jin bisa meninggalkan tempat perkelahian meskipun akhirnya tumbang.

Ceritanya makin menarik ketika posisi Raja Lee Jin dan Kubilai berpindah. Raja Lee Jin masuk ke tentara Mongol karena dianggap Kubilai. Sedangkan Kubilai yang hilang ingatan berada di tempat Pangeran Sa dan Ko Mi Ju yang tertangkap sebelumnya menganggap Kubilai itu adalah Raja Lee Jin.

Bagaimana keseruan pencarian sepatu bebat setelah pertukaran posisi ini? Cek seri NSS 5.

Gue masih suka dan bertahan untuk menyelesaikan 5 seri NSS ini. Dan karakter Ko Mi Ju yang tempramental itu menjadi daya tarik sendiri untuk komik ini. Dalam keadaan serius atau bercanda, emosinya selalu meluap-luap. Bahkan sangat lucu saat emosinya yang meledak-ledak dihadapkan dengan Pangeran Sa yang terlihat polos. Hem, polos di sini bukan sebenarnya, ternyata Pangeran Sa punya pemikiran sendiri.

“Ini pertama kalinya, aku merasakan kebebasan tanpa dipengaruhi oleh status social apapun.”- Pangeran Sa (hal. 121).


Share:

0 komentar:

Posting Komentar