AUTUMN SKY - AIU AHRA


AUTUMN SKY
AIU AHRA
BENTANG BELIA
2012

Selalu diawali dengan keraguan setiap kali mau membaca novel dengan setting luar negeri. Karena saya takut tidak sanggup membayangkan lokasi dan situasi sehingga kenikmatan membaca novelnya akan berkurang. Tapi Autumn Sky karya Aiu Ahra beruntung bisa saya lahap habis lantaran novel ini tidak begitu banyak mengambil setting tempat wisata di Jepang.

Benar, ceritanya terjadi si Jepang. Chika adalah gadis perempuan yang harus ikut papanya ke Jepang pasca perceraian orang tuanya. Berpisah dari sang Mama yang berasal dari Indonesia, menjadi api yang tidak gampang padam untuk membenci Papanya. Ditambah lagi, Papa akhirnya menikah dengan perempuan bernama Aiko Kazuki, yang sudah memiliki anak laki-laki, Yukito Kazuki. Mendapat ibu tiri sekaligus mendapat kakak tiri.

Hubungan Chika dengan Papa dan Ibu Tirinya tidak pernah hangat. Chika selalu memiliki alasan untuk membenci mereka. Dan hanya Yukito, kakak tirinya, yang bisa diajak bicara. Selain masalah keluarga, Chika juga mendapatkan masalah dengan kakak kelasnya yang sok seram dan sok berkuasa, Min Hyun. Mereka berdua selalu saja bertengkar dan kadang berkelahi lantaran tabiat mereka yang hampir sama, keras kepala.

Permasalahan Chika makin berat ketika ia sadar kalau ia menyukai kakak tirinya. Rasa suka bukan sekedar saudara. Rasa suka yang Chika harapkan sama dengan rasa sukanya seorang gadis pada seorang pemuda pada umumnya. Rasa suka yang seharusnya tidak tumbuh karena hadir di tempat yang keliru.

Ceritanya lumayan mengharukan menurut saya. Ada beberapa bagian yang kadang membuat mata berkaca-kaca. Namun saya sendiri tidak menyukai dengan Chika yang cengeng. Kuantitas dia menangis lebih banyak daripada dia marah. Sedikit masalah, menangis. Seakan-akan penulis ingin merebut emosi pembaca dengan cara ini. Sayangnya, cara ini malah membuat Chika tampak rampuh banget dan super cengeng, tidak wajar.

Endingnya cukup adil untuk konflik-konflik yang dimunculkan penulis. Tidak ada yang kemudian disakiti. Ending ini membuat novel Autums Sky bertambah manis selain dengan sampulnya yang sudah sangat menenangkan.

Karakter yang muncul juga sangat beraneka ragam. Dan setiap karakter memiliki peran yang pas. Sebagai tokoh utama, Chika sudah sangat menjadi sorotan cerita. Papa, Ibu Tiri, Yukito, Min Hyun, sudah sangat membangun cerita menjadi menarik. Tapi yang disayangkan karakter Ayaka, teman sebangku Chika, kurang begitu tergali. Padahal seharusnya teman sebangku memiliki kedekatan meskipun hubungan mereka tidak dekat. Tapi harusnya banyak informasi tentang Chika yang bisa dikupas dari sudut pandang Ayaka.

Pesan moral yang disampaikan juga sangat mengena. Terutama tentang bagaimana kesepiannya Chika akibat prasangkanya yang sengaja dibuat-buat sendiri. Intinya, tidak ada yang susah untuk melakukan perubahan jika kita mau memulainya. Jangan dulu berpikir tidak mungkin sebelum melakukannya. Sebab ‘tidak mungkin’ ini yang kemudian membuat kita tidak melakukan apa-apa.


Keseluruhan, saya merekomendasikan novel ini untuk yang masih susah menerima perpisahan orang tua. Selalu ada alasan untuk setiap kejadian.
Share:

2 komentar:

  1. setelah baca review ini, jadi penasaran. besok segera beli buku ini deh ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. :) iya, selamat berburu bukunya ya. Dan kalau sudah baca, silakan untuk sharing..

      Hapus