EPISODE PARA LAJANG - SHANDY TAN


EPISODE PARA LAJANG
SHANDY TAN
GRAMEDIA
2014

Metropop milik Gramedia selalu saja membuat kangen. Ceritanya yang cinta-cintaan tapi dibalut keunikan membuatnya berbeda dari novel lainnya. Alasan inilah yang membuat saya memilih Episode Para Lajang punya Shandy Tan.

Buku ini bercerita di satu jalur, kisah para lajang. Banyak banget versi lajang di sini. Dan lajang ini diceritakan dengan apik meliputi permasalahan yang menyertainya. Yang lajang, mending baca juga buku ini.

Saya kira ini novel. Tapi ternyata kumpulan cerita. Saya merasa ragu. Namun, saat sedang membaca cerita pertama, saya membaca blog Bang Ijul yang membahas buku ini juga. Versinya dia, buku ini bagus dengan banyak cerita yang kaya ragam. Saya pun makin tertarik.

Setelah selesai, saya kecewa. Tidak tahu kenapa saya sukar sekali memindahkan otak untuk menikmati cerita selanjutnya setelah menyelesaikan cerita yang satunya. Bayang-bayang cerita yang saya selesaikan berbekas saat membaca cerita selanjutnya. Dan ini jelas sekali mengurangi kenikmatan membaca ceritanya.

Saya harus mengakui, kumpulan cerita sepertinya bukan bacaan saya. Selain alasan tadi, buat saya, cerpen itu terlalu pendek untuk bisa merasakan getar di dalam ceritanya. Sehingga saat selesai dibaca, saya merasa tidak merasakan kesan apa-apa.

Di Episode Para Lajang ini, ada satu cerita yang saya suka. Yang lainnya tidak. Cerita terakhir, Take A Chance On Me. Ini cerita lanjutan dari sudut pandang tokoh kedua yang sempat muncul di cerita pembuka, You’re The One That I Don’t Want. Saya bisa menikmati cerita ini lantaran saya tahu latar belakang tokoh-tokohnya karena membaca cerita pembuka tadi.

Meskipun saya tidak menyukai ceritanya, tapi gaya penulisan Shandy Tan patut diacungi jempol. Tidak mendayu-dayu, tidak menggunakan banyak kiasan. Saya begitu enak membaca perkalimatnya.

Ditambah kover bukunya yang sederhana tapi elegan, alasan ini juga yang membuat saya memilihnya. Tapi kayaknya Metropop lagi bagus-bagusnya membuat kover buku. Pas kemarin mampir di Gramedia, beberapa Metropop lainnya, ikut menggoda juga.


Keseluruhan, buku ini pas untuk menyelingi bacaan berat dan buku ini cocok buat para lajang.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar