The Notebook - Nicholas Spark

Sekembalinya dari medan perang, Noah Calhoun senantiasa dihantui baying-bayang gadis cantik yang dikenalnya emapt belas tahun silam, dan amat dicintainya. Walau mereka tak pernah bertemu lagi, Noah merasa puas dengan kenangan masa lalunya.. namun tanpa terduga gadis itu kembali ke kotanya, untuk menemuinya sekali lagi.

Allie Nelson, kini sudah bertunangan dengan pria lain, namun ia menyadari bahwa cintanya pada Noah tak pernah pudar ditelan waktu. Tapi dunia mereka begitu berbeda. Menghadapi pernikahannya yang tinggal beberapa minggu lagi, Allie dipaksa untuk mempertanyakan, apa sebenarnya harapan-harapan dan impiannya untuk masa depan, dan dengan siapakah ia ingin menjalani masa depan itu.



Judul buku: The Notebook (Buku Harian)
Penulis: Nicholas Sparks
Alih bahasa: Kathleen S.W
Sampul: Eduard Iwan Mangopang
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Terbit: Juni 2014 (Cetakan keempat)
Tebal buku: 256 hlm
ISBN: 9786020306490

Secara garis besar, The Notebook bercerita tentang seorang pria; Noah Calhoun, yang bertemu dengan seorang gadis; Allie Nelson, pada satu musim panas di New Bern. Selama musim panas itu, keduanya jatuh cinta. Tapi sayang, keduanya harus berpisah karena liburan Allie berakhir dan kedua orang tuanya tidak pernah merestui hubungan mereka. Bertahun-tahun mereka terpisah. Beberapa minggu menjelang pernikahannya dengan pengacara sukses; Lon, Allie memutuskan kembali ke tempat musim panas itu untuk menemui masa lalunya.

Sebenarnya, The Notebook mengusung plot mundur. Pasangan Noah dan Allie diceritakan sudah tua dan Noah membacakan cerita masa mudanya itu pada istrinya yang sakit Alzheimer. Konsep romantis sangat terasa di The Notebook.

Yang paling saya suka dari novel ini adalah bagaimana penulis mendeskripsikan keindahan alam dan keunikan rumah Noah. Bagi saya, keindahan itu terasa sangat nyata. Terlepas dari itu, sebenarnya inti cerita tidak terlalu banyak. Hanya saja banyak detail yang kemudian diuraikan penulis sehingga inti cerita yang sedikit menjadi ratusan halaman.

Bagian favorit saya adalah ketika penulis menceritakan sosok Noah melalui waktunya setelah musim panas itu berlalu. Bekerja di sebuah perusahaan besi tua hingga menjadi tentara dan ikut perang. Perubahan dari anak muda menjadi dewasa inilah yang menjadi sorotan saya. Sangat menarik.

Kabarnya, novel ini sudah diangkat menjadi film dan filmnya sendiri menjadi film romantis yang layak dikenang. Saya sendiri penasaran filmnya seperti apa. Dan untuk saat ini, filmnya masuk PR yang mesti saya tonton.

Novel ini layak dibaca untuk yang mau merasakan indahnya cinta sejati.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar