...Jatuh Cinta Yang Nggak Mudah, Marmut Merah Jambu by Raditya Dika

Judul buku: Marmut Merah Jambu
Penulis: Raditya Dika
Penerbit: Bukune
Terbit: 2010
Penyunting: Windy Ariestanty
Tebal buku: vi + 222 hlm
ISBN: 6028066648

Ada 13 Judul yang coba Dika suguhkan untuk pecinta cerita komedi yang akan mengocok perut. Orang yang Jatuh Cinta Diam-diam, Misteri Surat Cinta Ketua Osis, Balada Sunatan Edgar, Pertemuan Pertama dengan Ina Mangunkusumo, Pertemuan Terakhir dengan Ina Mangunkusumo, Panduan Menghadapi Cewek Sehari-hari, Surat Kepada Menteri Perdagangan, Catatan Si Pemeran Utama dengan Muka Kayak Figuran, How I Meet You, Not Your Mother, Buku Harian Alfa, Cinta di Atas Sepotong Chating, Dabel Trabel, Marmut Merah Jambu. Dan kalau saya harus memilih yang paling lucu, Balada Suntanan Edgar yang ceritanya paling nendang.

Enggak kebayang aja reaksi mamanya Edgar yang menurut saya sudah masuk kategori ‘Lebai’. Dan bahasa ‘Titit’ menjadi guyonan yang kemudian akrab diucapkan tanpa merasa porno.



Tema besar buku ini tentang jatuh cinta. Dika bercerita tentang momen-momen merasakan jatuh cinta meski proses dan hasilnya tidak selalu lancar. Dan apa yang Dika bagikan melalui ceritanya memang bagi saya mengundang persetujuan. Manusiawi kok setiap orang merasa jatuh cinta walaupun dengan cerita yang beragam.

Mungkin yang bisa saya simpulkan dari keseluruhan cerita di Marmut Merah Jambu adalah jatuh cinta yang tidak selalu mudah. Namun selama bisa menikmati perjalanan yang tidak mudah itu, rasa merah jambunya akan sangat terasa dan berkesan.

Ada perbedaan besar antara buku ini dengan buku barunya yang Koala Kumal. Saya merasa di buku ini sedikit sekali pesan moral yang diselipkan dari setiap judul-judulnya. Rasanya, Dika memang ingin membuat pembaca bukunya tertawa sehingga tidak menggali dan menjelaskan secara gamblang apa yang bisa dipahami pembaca dari kejadian yang dialaminya. Dan harus diakui, Marmut Merah Jambu merupakan novel komedi.

Untuk covernya, saya suka sekali. Detail yang kocak dibarengi sosok Dika yang sedang berpose seperti Marmut. Manyun-manyun gimana gitu.

#SelamatMembaca!

Share:

2 komentar:

  1. Aku udah pernah baca buku ini. Sayang udah ga selucu kambing jantan lagi

    BalasHapus
  2. :) saya malah belum baca yang kambing jantan

    BalasHapus