[Resensi] Pesta di Rumah Sigi Sigung by Rien Dj

Judul: Pesta di Rumah Sigi Sigung

Penulis: Rien Dj
Penyunting bahasa: Mastris Radyamas
Penerbit: Lintang (Kelompok penerbit Indiva Media Kreasi)
Terbit: Agustus 2013
Tebal buku: 124 hlm
ISBN: 9786028277808

Sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih untuk penerbit Indiva Media Kreasi yang sudah menghadiahkan buku-bukunya yang bagus-bagus.

Saya masih ingat kapan terakhir saya membaca buku dengan karakter hewan. Bacaan yang cerita-ceritanya ditujukan untuk menjadi dongeng bagi anak-anak. Yaitu ketika saya masih SD. Saya masih ingat juga, bukunya berukuran besar seukuran kertas folio dengan gambar yang berwarna dan tulisan ceritanya berada di sekitar gambarnya. Cerita si kancil yang mau mencuri timun tapi digagalkan oleh burung beo dengan menirukan suara manusia, adalah salah satu cerita yang masih saya hafal plotnya.

Membaca buku Pesta di Rumah Sigi Sigung menjadi semacam nostalgia cerita-cerita dongeng hewan yang unsur kepolosannya sangat terasa. Delapan belas cerita di dalamnya pun sarat dengan pesan kebaikan yang sangat pas disampaikan kepada anak-anak. Anggap saja pembelajaran nilai kebaikan sejak dini melalui cerita imajinasi yang pada umumnya sangat disukai anak-anak.

Saya sendiri sangat menyukai ceritanya. Karena membaca jenis bacaan seperti ini tidak dibutuhkan nalar yang berat untuk dapat menerima apa yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca. Sangat gampang dipahami kok pesan moralnya.

Kelebihan lain buku ini, penulis juga memberikan catatan fakta mengenai hewan yang menjadi tokoh utama di dalam cerita. Pembaca akan semakin bertambah wawasan. Misalkan, penulis memberi informasi mengenai kegunaan antena pada semut.

Cerita favorit saya bukan cerita yang menjadi judul bukunya. Saya lebih menyukai cerita Mencari Pembantu Raja. Saya merasa sangat terharu dengan kebaikan hati buaya untuk membantu ayam menyebrang sungai ketika hewan yang lainnya hanya memikirkan kepentingan masing-masing.

Delapan belas judul cerita yaitu Hampir Menang, Lampu Penyelamat, Laba-Laba Pemalas, Sahabat yang Hebat, Pesta di Rumah Sigi Sigung, Meski Tak Secantik Kupu-kupu, Unta Kecil dan Kisah yang Istimewa, Siapakah Aku?, Tugas Tikus, Mencari Pembantu Raja, Sahabat Sejati, Kisah Keluarga Semut, Sepatu Cantik untuk Cece Cicak, Burung Gagak Cerdik, Suara Paling Indah, Aturan Itu Penting, Secantik Hati Bena, Perjuangan Jon.

Yang disayangkan dari buku ini justru pada ilustrasi cerita yang sangat bagus namun masih hitam putih. Alangkah menarik seandainya ilustrasi dibuat berwarna. Pembaca akan sangat terhibur saat membaca ceritanya.

Buku ini saya sarankan dibaca oleh orang tua sebagai bahan cerita untuk menanamkan nilai kebaikan bagi anak-anaknya. Dan pas juga dibaca oleh anak-anak usia SD. Jarang lho sekarang diperpustakaan SD yang menyediakan buku-buku anak-anak seperti buku ini. Akhirnya saya memberi rating 3.5/5.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar